oleh Raihan Juli 2007, kantor ayah saya berkabung. Salah satu direksi di kantor ayah saya meninggal dunia. Sesuai dengan peraturan pemerintah mengenai hal ini, maka harus segera dicarikan penggantinya dalam kurun waktu 30 hari. Ditunjuklah ayah saya dan dua orang kandidat lainnya untuk menjadi calon penggantinya. Berhubung pada saat itu akan diadakan pemilihan kepala daerah, [...]
Arsip untuk ‘Cerpen’ Kategori
“Perjalanan Hidup yang Berharga”
Diposkan dalam Cerpen pada 2 April 2009 | Tinggalkan sebuah Komentar »
Shampo Rasa Ketek & Es kacang Panjang
Diposkan dalam Cerpen pada 2 April 2009 | Tinggalkan sebuah Komentar »
oleh Fathia Saya sedang berlibur ke rumah nenek saya di Jakarta. Ia memiliki sebuah warung kecil. Di sana saya sering menemani nenek saya menjaga warung sambil menonton televisi sambil makan makanan ringan bersama nenek dan tante, banyak pembeli yang saya layani, di sana nenek menjual macam–macam makan ringan, rokok, peralatan mandi, lampu, minuman, dan lain-lain. [...]
JALAN HIDUP SEORANG ANAK
Diposkan dalam Cerpen pada 2 April 2009 | Tinggalkan sebuah Komentar »
Oleh Fausan Entah berapa umur Yogi pada saat itu. Dua tahun atau mungkin tiga tahun. Kemungkinan besar tiga tahun. Dia sedang duduk di atas tempat tidur. Dia sepertinya menangis, mendengar suara-suara yang berasal dari luar kamar, suara-suara yang belum terlalu dia pahami kata-katanya, yaitu suara-suara dari kedua orang tuanya. “Plak”, tiba-tiba terdengar suara tamparan yang [...]
Panggil Aku Lelaki
Diposkan dalam Cerpen pada 2 April 2009 | 2 Komentar »
oleh Fitrian Muhammad Oddang (X-Akselerasi) Terlahirnya aku sebagai seorang lelaki bukanlah penyesalan bagiku. Mungkin ada sedikit sesal menjadi seorang lelaki tapi aku tetaplah seorang lelaki, iya ini adalah takdirku. Aku tak mungkin bisa menghindarinya, sekarang aku harus bertahan dari cemoohan teman-teman satu kelasku. Sejak aku memulai sekolah di SMP ini hingga menjelang kelulusan, aku tetaplah [...]
Saat Budhaa Jatuh Cinta Pada Maria Magdalena
Diposkan dalam Cerpen pada 2 April 2009 | Tinggalkan sebuah Komentar »
oleh Kevin Pradana (X-Akselerasi) “Saat cinta tak tersetujui, saat sepatu kirimu bukanlah pasangan sepatu kananku, saat minyak tak dapat bercampur air. Layaknya dirimu dan diriku.” Sepucuk surat terakhir dari Kevin kepada kekasihnya. Diberikan dengan setangkai mawar dan gumpalan besar sara cinta yang terbalut keheningan rindu. Diberikanya saat Syifa harus pergi jauh meninggalkan Kevin seorang diri. [...]
Permintaan Sang Juara..
Diposkan dalam Cerpen pada 2 April 2009 | Tinggalkan sebuah Komentar »
oleh ……….. “Aduh kalah lagi!”, seru Gita melirik nilai ulangan IPA Rudi sambil cemberut. Nilainya kali ini kalah tipis. Gita sembilan, sedangkan Rudi sepuluh. “Hehehe, sori yah kalah! Kamu harus traktir siomay!” kata Rudi tersenyum. Gita dan Rudi memang selalu berlomba untuk mendapatkan nilai tertinggi.Bahkan keduanya mendapatkan rangking satu dan dua secara bergantian. Kemarin Gita [...]
Ade
Diposkan dalam Cerpen pada 2 April 2009 | Tinggalkan sebuah Komentar »
Oleh Arista Dhaivina, kelas 10 sks Malam itu kami sekeluarga berniat untuk melaksanankan kegiatan yang setiap tahun kami lakukan, yaitu mudik. Entah kenapa malam itu adikku menangis dia tidak mau ikut kami pergi, tetapi kami tetap memaksa dia ikut. Tujuan perjalanan kami ke Yogyakarta lama perjalanan selama dua hari. Siang hari di sebuah jalan tol [...]
IBU
Diposkan dalam Cerpen, Label ibu pada 2 April 2009 | 1 Komentar »
oleh Yudith Yolanda Matindas (X-Akselerasi) Di sebuah desa hiduplah tinggallah seorang nenek tua yang memiliki seorang anak laki-laki dan seorang menantu perempuan. Mereka hidup serba kekurangan. Si nenek tidak bisa lagi bekerja untuk memenuhi kebutuhan rumah. Hanya anak laki-lakinya yang bekerja mengumpulkan kayu di hutan untuk di jual. Penghasilan yang didapat dari mengumpulkan kayu tidak [...]