oleh Deviandhiny & Pandu Satya
Si Pitung adalah pemuda asal Betawi yang rajin mengaji dan jago silat. Pada saat itu, Belanda sedang menjajah Indonesia. Si Pitung merasa iba dengan penderitaan rakyat kecil. Akhirnya, Pitung merencanakan perampokan di rumah tuan tanah Belanda bersama temannya. Hasil rampokan Pitung kemudian dibagikan kepada rakyat miskin.
Kesuksesan Pitung dan temannya dikarenakan oleh dua hal. Pertama, Pitung memiliki ilmu silat yang tinggi dan dikabarkan tubuhnya kebal peluru. Kedua, orang-orang tidak mau memberi tahu keberadaan Pitung. Namun, orang kaya korban perampokan
Pitung membujuk orang-orang untuk membuka mulut. Pada suatu hari, para tuan tanah mendapat informasi tentang keberadaan keluarga Pitung. Maka mereka menyandera kedua orangtuanya. Dengan siksaan yang berat akhirnya mereka mendapat informasi tentang keberadaan Pitung.
Akhirnya si Pitung di sergap dan dilempari dengan telur-telur busuk dan ditembak dengan peluru emas. Ia pun tewas seketika tetapi hingga kini si Pitung tetap dianggap sebagai pembela rakyat kecil.
Judul : Si Pitung
Bentuk : Prosa
Bahasa : Indonesia
Tema : Kepahlawanan
Alur : Maju
Tokoh : Si Pitung, Orang Belanda
Amanat : kita harus bisa menjaga rahasia orang